🚨 Awal Maret, Bapenda Gas Pol! Evaluasi Target, Bedah Tunggakan, Perkuat Strategi 2026

🚨 Awal Maret, Bapenda Gas Pol! Evaluasi Target, Bedah Tunggakan, Perkuat Strategi 2026

Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Serang langsung “tancap gas” di awal Maret. Pada Senin, 2 Maret 2026, jajaran pimpinan dan seluruh bidang menggelar Rapat Evaluasi Capaian Pendapatan Pajak Daerah Masa Pajak Januari 2026 yang berlangsung di Ruang Rapat Bapenda Kabupaten Serang.

Rapat yang berlangsung dalam suasana serius namun tetap cair ini menjadi momentum penting untuk mengukur realisasi pendapatan daerah, membedah kendala di lapangan, serta menyusun langkah konkret dalam mengejar target tahun 2026.

Evaluasi Bukan Sekadar Angka

Dalam arahannya, pimpinan Bapenda menegaskan bahwa rapat evaluasi bukan hanya membahas persentase capaian, tetapi juga proses di balik angka tersebut.

“Evaluasi ini bukan sekadar melihat berapa persen realisasi. Yang lebih penting adalah bagaimana prosesnya, apa kendalanya, dan strategi apa yang harus kita perkuat,” tegasnya.

Hingga akhir Februari 2026, realisasi pendapatan daerah tercatat sekitar 12 persen lebih. Meski masih dalam tahap awal tahun anggaran, seluruh bidang diminta bekerja lebih progresif agar capaian ideal triwulan pertama dapat terpenuhi.

Secara matematis, setiap bulan ditargetkan minimal 8,3 persen agar pada bulan ketiga dapat menyentuh angka 25 persen.

Sorotan Tunggakan Pajak: Harus Jelas dan Terdokumentasi

Salah satu fokus utama dalam rapat adalah pembahasan tunggakan pajak yang nilainya masih signifikan. Tunggakan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tercatat ratusan miliar rupiah, termasuk piutang lama yang belum terselesaikan.

Pimpinan meminta agar seluruh tunggakan terdokumentasi dengan jelas:

  • Siapa wajib pajaknya

  • Kondisi objek pajaknya

  • Upaya penagihan yang telah dilakukan

  • Potensi penyelesaian, termasuk kemungkinan penghapusan sesuai ketentuan

“Jangan sampai ada angka yang menggantung tanpa kejelasan. Semua harus transparan dan ada upaya nyata,” tegasnya.

Selain PBB, sektor lain seperti pajak hotel, restoran, air tanah, dan objek pajak lainnya turut dievaluasi satu per satu, termasuk progres penagihan terhadap wajib pajak yang masih memiliki piutang.

Perkuat Penagihan dan Bentuk Tim Terpadu

Dalam forum tersebut juga dibahas strategi pembentukan tim penagihan lintas bidang untuk menangani wajib pajak dengan tunggakan besar. Pendekatan yang dilakukan tetap mengedepankan persuasif, namun tegas dan terukur.

Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas penagihan serta mempercepat realisasi pendapatan daerah.

Optimalisasi Media Sosial dan Keterlibatan Internal

Dalam rapat juga disoroti pentingnya peran media sosial sebagai sarana edukasi dan transparansi kepada masyarakat.

Seluruh pegawai diharapkan turut mendukung konten-konten resmi Bapenda sebagai bentuk solidaritas dan penguatan citra institusi.

“Kalau bukan kita yang mendukung program sendiri, siapa lagi? Media sosial hari ini adalah wajah kita di hadapan publik,” disampaikan dalam forum tersebut.

Tetap Produktif di Bulan Ramadan

Rapat evaluasi ini juga menjadi pengingat bahwa meskipun memasuki bulan Ramadan, semangat kerja dan produktivitas harus tetap terjaga. Efektivitas waktu kerja yang terbatas sebelum libur Idulfitri diminta dimaksimalkan untuk mengejar target yang telah ditetapkan.

Komitmen Bersama Capai Target 2026

Di akhir rapat, seluruh jajaran menegaskan komitmen bersama untuk bekerja lebih solid, inovatif, dan responsif terhadap tantangan di lapangan.

Dengan evaluasi rutin, dokumentasi yang rapi, serta strategi yang terukur, Bapenda Kabupaten Serang optimistis mampu meningkatkan capaian pendapatan daerah dan menjaga stabilitas fiskal daerah sepanjang tahun 2026.

Info Berita
Penulis

Bapenda Kab. Serang

Terbit

2 Maret 2026

Kategori

Berita Acara

Hubungi Kami